Selasa, 08 Januari 2013

history kintamani

KINTAMANI BALI 
Kintamani adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Indonesia. Kintamanijuga merupakan kawasan wisata pemadangan alam di Bali, Indonesia.

Sejarah

Sumber-sumber yang menyebutkan tentang Danau Batur adalah Lontar Kesmu Dewa. Lontar Usana Bali dan Lontar Raja Purana Batur. Disebutkan bahwa Pura Batur sudah ada sejak zaman Empu Kuturan, yaitu abad ke-10 sampai permulaan abad ke-11. Luasnya areal dan banyaknya pelinggih-pelinggih maka diperkirakan bahwa Pura Batur adalah penyiwi raja-raja yang berkuasa di Bali, sekaligus merupakan Kahyangan Jagat. Di Pura Batur yang diistanakan adalah Dewi Danu yang disebutkan dalam Lontar Usana Bali yang terjemahannya sebagai berikut:


Identifikasi dan daya tarik

Potensi wisata kawasan ini adalah pemandangan kawasan pegunungan yang sangat unik dan menakjubkan. Setelah kira-kira 2 jam perjalanan dari Kota Denpasar, kita akan sampai di kawasan ini, tepatnya di tempat yang disebut Penelokan, yang sesuai dengan namanya dalam bahasa Bali yang berarti tempat untuk melihat-lihat merupakan lokasi yang paling strategis untuk menikmati pemandangan alam di kawasan wisata ini. Penelokan terletak di Kedisan, salah satu desa di Kec. Kintamani.
Dari Penelokan kita bisa menyaksikan pemandangan menakjubkan. kombinasi antara Gunung Batur beserta hamparan bebatuan hitam dengan Danau Batur yang berbentuk bulan sabit berwarna biru di sebuah kaldera yang oleh wisatawan-wisatawan dikatakan sebagai kaldera terindah di dunia. Penelokan sudah mempunyai infrastruktur yang cukup memadai sebagai tempat wisata, antara lain penginapan maupun restoran.
Dari Penelokan kita mempunyai dua alternatif untuk melanjutkan perjalanan di Kintamani. pertama kita bisa melanjutkan ke arah utara menuju Desa Batur. Di desa ini kita bisa berkunjung ke salah satu pura kahyangan jagat di Bali yang bernama Pura Batur. pura ini pada awalnya terletak di sebelah barat daya Gunung batur yang kemudian dipindahkan bersamaan dengan pindahnya warga desa ke bagian atas.
Alternatif kedua kita bisa turun ke pusat Desa Kedisan untuk selanjutnya menyeberang melintasi danau ke sebuah desa tua yang bernama Terunyan. Di Desa Terunyan kita bisa melihat peradaban Bali kuno yang disebut Bali Aga. di desa ini orang-orang yang sudah meninggal tidak dikubur tetapi diletakan begitu saja di bawah sebuah pohon. Mayat-mayat ini tidak mengeluarkan bau sama sekali.

Lokasi

Obyek Wisata Kawasan Batur terletak di Desa Batur, Kecamatan Kintamani Kabupaten Daerah Tingkat II Bangli. permukaan laut dengan suhu udaranya berhawa sejuk pada siang hari dan dingin pada malam hari. Obyek wisata ini dapat dilalui dengan kendaraan bermotor, karena lokasi ini menghubungkan Kota Bangli dan Singaraja. Sedangkan rute obyek, menghubungkan Obyek Wisata Kawasan Batur dengan Obyek Wisata Tampaksiring dan Besakih.

Fasilitas

Di obyek wisata Kawasan Batur tersedia tempat parkir, rumah makan, restoran, penginapan, toilet, wartel, serta warung-warung minuman dan makanan kecil. Fasilitas angkutan umum

Kunjungan

Obyek wisata Kawasan Batur ramai dikunjungi oleh wisatawan mancanegara dan nusantara. Kunjungan yang paling menonjol sekitar bulan Agustus, Desember, saat menyambut Tahun Baru dan suasana Tahun Baru. Demikian pula pada hari-hari Raya Galungan, Idul Fitri dan Hari Raya Natal, bahkan sering dikunjungi oleh tamu negara baik dari pusat maupun tamu dari luar negeri.

history ancol

TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL
 Taman Impian Jaya Ancol merupakan sebuah objek wisata di Jakarta Utara. Sebagai komunitas pembaharuan kehidupan masyarakat yang menjadi kebanggaan bangsa. Senantiasa menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik melalui sajian hiburan berkualitas yang berunsur seni, budaya dan pengetahuan, dalam rangka mewujudkan komunitas 'Life Re-Creation' yang menjadi kebanggaan bangsa.
Sejarah
Sejak awal berdirinya di tahun 1966, Ancol Taman Impian atau biasa disebut Ancol sudah ditujukan sebagai sebuah kawasan wisata terpadu oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Pemda DKI menunjuk PT Pembangunan Jaya sebagai Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan peningkatan perekonomian nasional serta daya beli masyarakat.
Sejalan dengan perkembangan perusahaan yang semakin meningkat di tahun 1992 status Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol diubah menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol sesuai dengan akta perubahan No. 33 tanggal 10 Juli 1992 sehingga terjadi perubahan kepemilikan dan prosentase kepemilikan saham, yakni 20% dimiliki oleh PT Pembangunan Jaya dan 80% dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta.
Pada 2 Juli 2004 Ancol melakukan “go public” dan mengganti statusnya menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk., dengan kepemilikan saham 72% oleh Pemda DKI Jakarta dan 18% oleh PT Pembangunan Jaya dan 10% oleh masyarakat. Langkah “go public” ini dilakukan untuk lebih meningkatkan kinerja perusahaan, karena akan lebih terkontrol, terukur, efisien dan efektif dengan tingkat profesionalisme yang tinggi serta menciptakan sebuah Good & Clean Governance. Kinerja dan citra yang positif ini akan menjadikan perusahaan terus tumbuh dan berkembang secara sehat di masa depan. PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk juga melakukan upaya repositioning dengan diluncurkannya logo Ancol yang baru pada 10 Juli 2005. Perubahan tersebut tidak semata mengganti logo perusahaan, tetapi
PEMBANGUNAN
Sejak awal berdirinya di tahun 1966, Ancol Taman Impian Ancol) sudah ditujukan sebagai sebuah kawasan wisata terpadu oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Pemda DKI menunjuk PT Pembangunan Jaya sebagai Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan peningkatan perekonomian nasional serta daya beli masyarakat.
Sejalan dengan peningkatan kinerja, pada tahun 1992 status Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol diubah menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol sesuai dengan akta perubahan No. 33 tanggal 10 Juli 1992, sehingga terjadi perubahan kepemilikan dan prosentase kepemilikan saham, yakni 20% dimiliki oleh PT Pembangunan Jaya dan 80% dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta.
Pada 2 Juli 2004, Ancol melakukan go public dan mengganti statusnya menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. dengan status kepemilikan saham 72% oleh Pemda DKI Jakarta dan 18% oleh PT Pembangunan Jaya dan 10% oleh masyarakat. Langkah go public ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja perusahaan serta menciptakan sebuah Good & Clean Governance. Kinerja dan citra yang positif ini akan memacu perusahaan untuk terus tumbuh dan berkembang secara sehat di masa depan.
PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. juga melakukan upaya repositioning dengan diluncurkannya logo baru Ancol pada 10 Juli 2005. Perubahan tersebut tidak semata mengganti logo perusahaan, tetapi juga untuk memacu semangat dan budaya perusahaan secara keseluruhan.

Objek wisata di Ancol
Usaha Pariwisata (Rekreasi dan Resor)
Dikelola oleh anak perusahaannya terutama oleh PT Taman Impian Jaya Ancol (“TIJA”) yang meliputi pengelolaan kawasan pariwisata (rekreasi dan resor) dan kegiatan usaha penunjang: entertainment, konvensi dan wisata belanja. PJAA mengelola “area pariwisata terintegrasi” seluas 552 Ha, lokasi dekat pantai, terbaik di Jakarta dengan kemudahan akses melalui jalan tol, busway dan kereta api.
  • Pantai dan Taman
Taman dan pantai merupakan wahana hiburan yang menawarkan kesegaran suasana pantai bagi semua kalangan dan usia. Pantai dan Taman memiliki 5 pantai (Pantai Festival, Indah, Elok, Ria dan Carnival Beach Club) dan Danau Impian, sepanjang kurang lebih 5 km, dengan promenade sepanjang 4 km.
  • Dunia Fantasi
Dunia Fantasi yang dibuka untuk umum pada 29 Agustus 1986, dan popular dengan sebutan Dufan, merupakan theme park pertama yang dikembangkan oleh Ancol. Dufan merupakan pusat hiburan outdoor terbesar di Indonesia yang memanjakan pengunjung dengan Fantasi Keliling Dunia, melalui berbagai content wahana permainan berteknologi tinggi, yang terbagi dalam 8 kawasan, yaitu: Indonesia, Jakarta, Asia, Eropa, Amerika, Yunani, Hikayat dan Balada Kera. Perseroan juga menjadikan Dufan sebagai salah satu pusat edutainment yang ada di Ancol yakni dengan dibukanya Fisika Dunia Fantasi (Fidufa) dan Pentas Prestasi. Dufan telah memiliki sertifikat ISO 9001:2008 sejak 2009.
  • Atlantis Water Adventure
Atlantis Water Adventure (AWA) merupakan theme park kedua yang dikembangkan oleh Ancol dan berdiri diatas lahan seluas 5 hektar. AWA merupakan hasil revitalisasi Taman Rekreasi Air Gelanggang Renang Ancol yang akan memberi pengunjung petualangan wisata air dengan 8 kolam utama, yaitu: Poseidon, Antila, Plaza Atlas, Aquarius, Octopus, Atlantean, dan Kiddy Pool


  • Gelanggang Samudra
Gelanggang Samudra Ancol ("Samudra") merupakan theme park ketiga yang dikembangkan oleh Anco. Samudra merupakan edutainment theme park bernuansa konservasi alam yang memberikan pengalaman kepada pengunjung untuk mengenal lebih dekat dan menyayangi aneka satwa, antara lain lumba-lumba, paus putih, anjing laut, dan lain-lain

  • Sea World
Sea World adalah underwater aquarium pertama dan satu-satunya di Indonesia, dengan area seluas 2 Ha (dikelola dengan format BOT).
  • Putri Duyung Cottages
Penginapan tepi pantai bergaya unik berbentuk cottages dengan 133 kamar ini memiliki berbagai fasilitas khusus, seperti : ruang serba guna, ruang rapat dan lokasi pesta pantai. Putri Duyung juga menawarkan fasilitas olahraga, seperti kolam renang, tenis meja, sepeda, lapangan tenis, serta lapanan voli pantai. Arsitektur artistik Putri Duyung Ancol kental dengan perpaduan gaya posmo dan romantisme Indonesia Timur, ditata selaras dengan lingkungan pantai untuk menciptakan suasana yang berselera dan eksotik.
  • Padang Golf Ancol
Padang Golf bernuansa pantai di tengah-tengah kawasan wisata yang memiliki 18 hole dengan desain lapangan unik. Lokasinya strategis dan mudah dicapai dari seluruh penjuru Jakarta.
  • Marina
Dermaga kapal pesiar (speed boat dan yacht) bergaya kosmopolitan yang pertama dan terlengkap di Indonesia, dirancang untuk tempat berlabuh kapal pesiar berbagai ukuran. Marina juga berfungsi sebagai pusat olahraga laut, ski air, wind surfing, diving, sailing, serta pelabuhan kapal pesiar untuk menuju Kepulauan Seribu. Marina dilengkapi dengan fasilitias dermaga, marine band, pompa bensin, dermaga bongkar muat, agen perjalanan wisata dan olahraga bahari.
  • Pasar Seni
Pasar Seni merupakan pusat kegiatan seni dan kerajinan yang memberikan inspirasi serta wawasan bagi penikmat dan kolektor seni. Pasar seni merupakan wujud nyata kepedulian Ancol atas kelangsungan hidup para seniman berbakat. Pasar Seni juga dilengkapi dengan Galeri Pameran (North Art Space/NAS), Toko Cinderamata, Plaza dan Panggung Pertunjukkan Seni.
  • Pulau Bidadari
Sebuah pulau untuk kalangan menengah di Kepulauan Seribu yang dapat ditempuh dalam waktu 20 menit dari Marina. Pulau Bidadari memiliki 49 cottages yang terdiri dari 23 unit tipe deluxe, 20 unit tipe family, 3 unit tipe family suite, dan 3 unit tipe suite serta memiliki sarana olahraga, 2 aula serba guna, restoran, bar dan toko cinderamata. Sebuah atraksi unik, yakni wahana berenang bersama dengan lumba-lumba (swimming with the dolphin), bisa dinikmati di Pulau Bidadari.
  • Ritel
Lebih dari 30 kios penjualan souvenir, makanan dan minuman

  • Hailai Executive Club
Hailai merupakan klub eksekutif bertaraf internasional yang dilengkapi dengan restoran yang menyediakan 3.000 kursi, sarana olahraga, dan hiburan. Hailai dikelola oleh PT Philindo Sporting Amusement and Tourism Corporation yang bekerja sama dengan PT Sarana Ria.
  • Kereta Gantung
Gondola (sky lift) merupakan kereta gantung yang menghubungkan tempat wisata satu dengan yang lainnya di kawasan Ancol yang terbentang sepanjang kurang lebih 2,4 km dari Pantai Festival hingga area parker AWA. Gondola Ancol memiliki 37 unit gondola dengan kapasitas enam orang per gondola dan tiga stasiun pemberhentian. Gondola Ancol merupakan unit usaha hasil kerjasama Ancol dengan PT Karsa Surya Indonesia (KSI). Bowling Fasilitas olahraga bowling bertaraf internasional dengan 60 lintasan
  • Wisata Kuliner
Fasilitas resto dan kafe
Hotel
  • Putri Duyung Cottage

  • Mercure Convention Centre

Apartemen
  • Ancol Mansion (segera dibuka)
  • Mediterania Marina Ancol

ibu


Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku
Kau ada di sana …
Di saat aku terluka
hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku
Kau masih ada di sana…

Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan,
terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam
hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
Kau tetap ada di sana…
memberiku isyarat untuk tetap bertahan

Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku
“Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa,
Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya
Kita adalah jasad, jiwa, dan ruh yang terpadu
Untuk memberi arti bagi diri dan yang lain”
Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku
memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku
Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tulus tak berpamrih

Kusandarkan diriku di bahumu
Terasa…kelembutanmu menembus dinding-dinding kalbuku
Menghancurleburkan segala keangkuhan diri
Meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia
Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hatimu

Kutatap perlahan…
matamu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan
Kristal-kristal lembut yang sedang bermain di bola matamu,
jatuh…setetes demi setetes
Kau biarkan ia menari di atas kain kerudungmu
Laksana oase di terik panasnya gurun sahara

Ibu…
Nasihatmu memberi kekuatan untukku
rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku
untuk ,menapaki hari-hari penuh liku
…semoga semua itu tak akan pernah layu!

Ibu…
Dalam kelembutan cintamu, kulihat kekuatan
dalam tangis air matamu, kulihat semangat menggelora
dalam dirimu, terkumpul seluruh daya dunia!

contoh berita straight news umum:

Berikut contoh berita straight news umum:
Ban Mobil Pecah Yang Menyebabkan Tabrakan
Keselamatan berkendara merupakan hal penting yang patut diperhatikan. Tingginya tingkat kecelakaan mengharuskan para pengendara selalu berwaspada. Jika tidak, nyawalah taruhannya.

Jakarta – Lukman(38) luka parah setelah ban mobil nya pecah disebuah tol di ruas tol Cipularang Km 26 Jakarta, senin (28/09) yang dia kendarai bersama Intan (35).
Informasi dari saksi mata sekitar kejadian menyebutkan, kecelakaan tersebut berawal saat sebuah  salah satu ban mobil milik Lukman pecah ditengah jalan tol Cipularang. Kecelakaan karena ban mobil itu pecah pun tidak bisa di hindari, mobil yang dikendarai Lukman itu langsung oleng kesisi kiri jalan dan langsung menabrak pembatas tol yang berada di persis kiri jalan dan tabrakan pun terjadi.
Kejadian itu dibenarkan Intan. Wanita yang berada di sebelah Lukman saat mengemudi. Intan dan Lukman pun tidak menyangka kalau salah satu ban mobilnya bisa pecah dan menyelakai mereka. “saya berteriak didalam mobil dan berdoa sekuat saya bisa saat mobil oleng dan mau menabrak pembatas jalan,” ujar Intan istri Lukman yang duduk berada di samping Lukman saat mengemudi.
Intan yang langsung pingsan ditempat kejadian langsung dibawa ke rumah sakit terdekat dikarenakan Intan mengalami shock berat. Ia kembali sadar setengah jam kemudian setelah luka di kepala dan tangan kirinya diobati.
Salah seorang saksi ditempat kejadian, Jaka (26), mengaku ruas  jalan tol pada saat itu sedang sepi dari kendaraan mobil atau bus yang lewat.  Dia mendengar suara yang keras dan melihat langsung kalau itu sebuah ban mobil yang pecah.
Kecelakaan itu pun di teliti dan ditelusuri pihak kepolisian lebih lanjut, agar bisa lebih tau kenapa ban mobil milik Lukman bisa pecah.

DANCE COKEK BETAWI


DANCE COKEK BETAWI

 
In the history of art Betawi, Cokek is one of the leading entertainment. In addition to wide spread rapidly also much-loved community Betawi Betawi city to suburb. At that time the party held almost every entertainment, both celebrations banquet weddings to bridal party circumcision. And various events that are party people. There the dancers dancing Cokek demonstrates his skill as he sang. Perhaps if the dancers are less afdol cokek just dancing. Therefore the development should also be a smart addition to dancing, aka vocal singing in a melodious voice accompanied the music of Gambang Kromong. So the intersection between the songs and the music is really lively show ngejreng beeng.
Too bad the book "Art Highlights Betawi" November 2003 published edition of Culture and Museum Agency of DKI Jakarta, written by H. Rachmat Ruchiyat, Drs. Singgih Wibisono and Drs. H. Rachmat Syamsudin, not to mention since when has that kind of dance Cokek surface. No mention is also clear who the leaders or the perpetrators of the first to introduce the Egal-egol dance while shaking hips kenes. Surely there are other coquetry raised by the dancers to attract the opposite sex, plus the cast of beautiful dancers attract guests to follow him on stage or in pairs ngibing courtyard houses. Betawi people call Tari Ngibing Cokek. As long as they are presented ngibing eager to drink palm wine. Similar to Tayub Dance from Central java

Honored Guest
So beautiful and familiar type of dance. The female dancers are dressed up and primp, powder and smeared his face reddened lips, plus the scent of the oil cap mermaids. In the opening dance dancers dancing in a position aligned to the side, similar to the position of the stage arts Ketoprak row Java. They spread his hands to shoulder height, as he stepped foot back and forth motion of the songs accompanied by Gambang Kromong typical. Then they invite guests to dance to the present with draping scarves. Delivery of the scarf is usually given to guests who are considered the most honorable. When the guests are willing to dance then they start dancing in pairs. Each pair face at close range but do not touch each other. In some songs there are couples who danced back to each other. If you happen to place large, there are some dancers whirling in a circle. Finished dancing, the guests pengibing provide financial rewards that cater to the dancers cokek. Not bad, each dancer cokek overnight can raise enough money amount. Could be spent on private goods such as clothing, shoes, slippers or whatever according to their pleasure.
Economic Functions

This can be interpreted in terms of that kind of dancing bears Cokek economic functions. The Puppet Cokek than rewarded with money from the responders also got a tip from the men who had pulled together ngibing. Arguably the first artist Cokek get steady income because of the frequent invited. Differences with the present in which the type of art Cokek market gets less. In an age of modern technology, a new generation of Batavia in the outskirts of the city would feel more comfortable even perceive a single organ music featuring dangdut singer to dress sexy. Progress and the time shift is difficult to prevent. Now people prefer to choose an almost instantaneous entertainment in front of the television screen. Perhaps that kind of art Cokek not extinct, should local government agencies that handle this type of preventive action Betawi arts training is quite intense and continuous.

Perhaps it could be a matter of example, from the earliest times to the present or may appear mannered Cokek dancers wear clothes that cover the entire body. Cokek dancers usually wear braces and trousers and a scarf wrapped round the waist section. Both ends of a long scarf stuck to the bottom. Functions in addition to dance scarf can also be to hook the male guests to dance together. Beauty outfit that sparkled were made of silk or sateen fabric very bright, bright red, green, yellow and purple, shiny glimmering twilight when the light hit patromaks

Decorative elements were located at the head of the Wayang Cokek (call for dancing cokek). Meant to look more beautiful and wonderful if his head and shake it left to right. Her hair was neatly combed back. Anything else is braided in sanggulkan with hairpin like rocking horse bridal Java. Plus trimmings of braided or knitted wool which, according to the local term called phoenix.
Living-Dead are Reluctant to Refuse to

From various reliable sources, the ancient dance Cokek fostered and developed by Chinese landlords rich flat. Long before World War II broke out into dance and music Gambang Kromong Cokek owned baron baron-class Chinese Peranakan. Can be seen that the rhythm of the song-like song of his country tycoon Liem Swi Liong. Peranakan Chinese financiers, brokers fund that the lives of artists and dancers Cokek Gambang Kromong. Some are even providing housing for their particular residence. At the time of independence, as now, there is no guarantee that it still lives and their welfare. It is like chicks who lost their mother. Although even since the recent period has been established office of Culture and Museum Agency of DKI Jakarta, but the way is still not built it up. So now it looks like art Cokek are on the fence, unwilling to die was unwilling to live.



MENGIDENTIFIKASI MASALAH-MASALAH KEMISKINAN DI SEKITAR KITA

MENGIDENTIFIKASI MASALAH-MASALAH KEMISKINAN  DI SEKITAR KITA
Bagi kebanyakan orang, kemiskinan merupakan masalah yang cukup merisaukan. Ia dianggap sebagai penyakit sosial yang paling dahsyat dan menjadi musuh utama kepada rancangan pembangunan negara. Kemiskinan bukan sahaja dilihat sebagai fenomena ekonomi semata-mata, tetapi juga sebagai masalah sosial dan politik.
Sebenarnya adalah tidak mudah mendefinisikan konsep kemiskinan. Ada dua sebab utama kenapa hal ini berlaku. Pertama, definisi kemiskinan berbeda-beda mengikut disiplin. Dan kedua, ia berbeda-beda mengikut ruang geografi, masyarakat dan masa. Oleh kerana dua sebab ini, tidak ada satu takrif kemiskinan yang standard yang boleh diterima oleh semua orang atau oleh semua negara pada setiap masa. Dalam kes perbedaan ruang geografi, masyarakat dan masa misalnya, kemiskinan terpaksa dirujuk kepada ketidakcukupan keperluan asas yang berbeda-beda dari individu ke individu dalam masyarakat yang sama dan dari masyarakat ke masyarakat yang lain serta dari semasa ke semasa.
Di tengah-tengah kepelbagaian definisi dan perspektif kemiskinan, ada dua perkara yang kebanyakan mereka bersetuju. Pertama ialah bahawa kemiskinan itu berkait rapat dengan sindrom `kekurangan' dan kedua, ia berkait rapat dengan `ketidakupayaan' atau `ketidakmampuan'. \
Selain itu, masalah sosial juga menunjukkan ketidakharmonisan atau disorganisasi sistem-sistem sosial yang ada dalam masyarakat, baik sistem keluarga, sistem sosial lokal hingga negara. Sistem-sistem sosial tersebut tidak mampu melaksanakan perananya dengan baik, sehingga sekelompok individu dalam masyarakat terlempar dari sitem sosial yang normatif. Masalah sosial terjadi karena struktur dari sistem masyarakat tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Contoh masalah sosial tersebut antara lain adalah pengangguran, kemiskinan, daerah kumuh, pengungsi, perdagangan anak dan wanita.
Menurut perspektif profesi pekerjaan sosial, masalah sosial merupakan kondisi atau sitiasi sosial yang dinilai orang sebagai kondisi yang tidak enak dan mengganggu. Suatu kondisi disebut masalah sosial atau tidak tergantung pada orang atau pihak yang memberikan penilaian dan alasan penilaiannya.
Masalah sosial timbul dari berbagai sebab, baik faktor pelaku (internal factor) maupun faktor lingkungan (eksternal factor). Faktor-faktor internal dan eksternal saling berinteraksi dan berindependensi, sehingga masalah sosial biasanmya kompleks dan tidak mudah dipecahkan. Masalah sosial mempunyai berbagai dimensi, baik ekonomi, sosial, budaya, biologis, psikologis, spiritual, hukum maupun keamanan, sehingga masalah sosial hanya bisa didekati secara lintas sektor dan interdisipliner.
Secara konseptual, istilah masalah (problem) sering dibedakan dalam dua pengertian yaitu antara masalah kemasyarakatan (societal problems) dengan masalah sosial (sosial problems). Pengertian pertama berkaitan dengan berbagai gejala kehidupan masyarakat, sedang pengertian kedua berkaitan dengan berbagai gejala abnormal dalam masyarakat. Dalam rangka memahami kedua masalah tersebut, disiplin Sosiologi dan Pekerja Sosial (Social Work) mempunyai andil yang signifikan. Sosiologi berupaya untuk menyelidiki berbagai persoalan umum dalam kehidupan masyarakat, dengan tujuan untuk menemukan dan menafsirkan kenyataan-kenyataan kehidupan kemasyarakatan. Pekerja sosial melakukan berbagai upaya perbaikan dan penanganan terhadap persoalan tersebut. Jadi, sosiologi berusaha memahami gejala-gejala atau kekuatan-kekuatan kemasyarakatan, termasuk masalah sosial, sedang Pekerja Sosial berusaha untuk menanggulangi gejala-gejala abnormal atau masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat.
Masalah sosial sebenarnya merupakan hasil dari proses pertumbuhan dan perkembangan masyarakat itu sendiri (community development dan growth), walaupun masalah sosial adalah hasil yang tidak diharapkan (unexpectation results). Masalah sosial sebenarnya merupakan konsekuensi logis dalam kehidupan bermasyarakat, karena memang tidak ada suatu masyarakat pun yang bebas dari masalah sosial. Hal itu identik dengan peraturan baru. Peraturan dibuat untuk mengatur aktivitas dan perilaku manusia, namun konsekuensinya akan ada individu-individu yang melanggar peraturan-peraturan tersebut, sehingga setiap ada peraturan pasti akan ada pelanggaran. Jadi, tidak ada peraturan yang tidak dilanggar.
Perubahan dan perkembangan masyarakat terjadi secara bervariasi, artinya ada yang terjadi secara lambat (evalution), namun akan ada yang terjadi secara cepat (revolution). Perubahan dan perkembangan masyarakat secara secapt, apalagi tidak direncanakan dengan baik (unplanned), biasanya menimbulkan masalah sosial. Masyarakat senantiasa berupaya menyesuaikan diri dengan perubahan dan perkembangan tersebut, namun biasanya ada sekelompok individu yang tidak mampu melakukannya, sehingga berada dalam kesulitan (private trouble) dan masalah (private problems).
Masalah sosial merupakan dampak interaksi sosial antar individu, antar individu dengan kelompok, dan antar kelompok. Interksi sosial berkisar pada ukuran nilai, adat istiadat, tradisi dan ideologi, yang ditandai dengan proses sosial yang disosiatif. Masalah sosial menunjukan ketidaksesuaian antar unsur kebudayaan, sehingga membahayakan kehidupan masyarakat. Banyak pakar yang menggunakan ukuran atau indeks untuk memahami masalah sosial, misalnya indeks simple rates, social distance, dan compisite. Indeks simple rates yaitu angka laju gejala abnormal dalam masyarakat, seperti angka bunuh diri, perceraian, kenakalan anak dan seterusnya. Indeks social distance yaitu angka jauhnya jarak individu dengan individu lain atau dengan sistem sumber.Individu yang merasa dirinya jauh dari individu lain dan sistem sumber akan mengalami hubungan yang kurang harmonis, sehingga mengalami kesulitan melaksanakan peranan (private troubles) dan dapat melakukan perilaku menyimpang (deviant behavior). Indeks composite yaitu gabungan dari berbagai indeks dan bermacam-macam aspek yang mempunyai kaitan satu dengan lainnya. Selain itu, dapat digunakan kriteria umum yang dapat dipakai sebagai ukuran terjadinya suatu disorganisasi dalam masyarakat, seperti: keresahan sosial (social unrest).

SOLUSI UNTUK MENGATASI KEMISKINAN
orang bisa miskin karena tidak bisa memanfaatkan potensi yang di punyainya dengan baik.
untuk mengatasi kemiskinan pertama kita harus mencari potensi kelebihan diri kita sendiri lalu manfaatkanlah sebaik mungkin untuk mencari uang dengan pemikiran yang cerdas. dan dari diri sendiri harus berusaha terus menerus ditambah dengan doa agar kebutuhanny terpenuhi. untuk pemerintah dapat menyediakan lapangan kerja yang dapat menampung orang" serta menyediakan pendidikan gratis utk anak" yang tidak punya biaya untuk sekolah. dan untuk masyarakat yang mampu jangan susah bersedekah kepada orang  yang mebutuhkan ..

PEMERATAAN DAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA

PEMERATAAN DAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA
seperti diketahui, dunia pendidikan tanah air sampai saat ini masih menghadapi berbagai tantangan baik internal maupun eksternal. Secara internal dunia pendidikan dihadapkan pada sederet persoalan, seperti mutu, pemerataan dan akses pendidikan bermutu bagi seluruh warga.
Sementara itu, kemajuan ekonomi suatu negara bermuara dari stabilitas politik dan pendidikan. Indonesia yang memiliki potensi antara sumber daya alam, GDP perkapita, pasar dinamis dan pengalaman demokrasi seharusnya tidak tertinggal dari negara-negara tetangga atau negara berkembang di belahan benua lainnya.

sistem pendidikan sekarang membuat siswa belum siap menerima tantangan ke depan. “Selagi kita mengejar ketertinggalan, kita masih dalam sistem pendidikan abad 20. Sementara dunia sudah memasuki pendidikan abad 21. Gurunya bisa dari internet. Belajar bukan dari sekolah saja tapi juga kehidupan dan berani mengambil langkah. Pendidikan sekarang mesti membuat siswa berani memberikan jawaban yang berubah dan mengutamakan proses daripada jawaban benar semata-mata. Jadi bentuknya network bukan piramid.” ungkap Ketua DPD RI ini. Piramid adalah ilustrasi kondisi pendidikan nasional saat ini. Jumlah partisipan tingkat pendidikan rendah terletak di bagian bawah. Jumlah partisipan tingkat pendidikan tinggi terletak di bagian atas yang mengerucut.
Setelah diamati, nampak jelas bahwa masalah yang serius dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan di berbagai jenjang pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Dan hal itulah yang menyebabkan rendahnya mutu pendidikan yang menghambat penyediaan sumber daya menusia yang mempunyai keahlian dan keterampilan untuk memenuhi pembangunan bangsa di berbagai bidang.
Kualitas pendidikan Indonesia yang rendah itu juga ditunjukkan data Balitbang (2003) bahwa dari 146.052 SD di Indonesia ternyata hanya delapan sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Primary Years Program (PYP). Dari 20.918 SMP di Indonesia ternyata juga hanya delapan sekolah yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Middle Years Program (MYP) dan dari 8.036 SMA ternyata hanya tujuh sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Diploma Program (DP).
Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia antara lain adalah masalah efektifitas, efisiensi dan standardisasi pengajaran. Hal tersebut masih menjadi masalah pendidikan di Indonesia pada umumnya. Adapun permasalahan khusus dalam dunia pendidikan yaitu:
(1). Rendahnya sarana fisik,
(2). Rendahnya kualitas guru,
(3). Rendahnya kesejahteraan guru,
(4). Rendahnya prestasi siswa,
(5). Rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan,
(6). Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan,
(7). Mahalnya biaya pendidikan.