Selasa, 08 Januari 2013

MENGIDENTIFIKASI MASALAH-MASALAH KEMISKINAN DI SEKITAR KITA

MENGIDENTIFIKASI MASALAH-MASALAH KEMISKINAN  DI SEKITAR KITA
Bagi kebanyakan orang, kemiskinan merupakan masalah yang cukup merisaukan. Ia dianggap sebagai penyakit sosial yang paling dahsyat dan menjadi musuh utama kepada rancangan pembangunan negara. Kemiskinan bukan sahaja dilihat sebagai fenomena ekonomi semata-mata, tetapi juga sebagai masalah sosial dan politik.
Sebenarnya adalah tidak mudah mendefinisikan konsep kemiskinan. Ada dua sebab utama kenapa hal ini berlaku. Pertama, definisi kemiskinan berbeda-beda mengikut disiplin. Dan kedua, ia berbeda-beda mengikut ruang geografi, masyarakat dan masa. Oleh kerana dua sebab ini, tidak ada satu takrif kemiskinan yang standard yang boleh diterima oleh semua orang atau oleh semua negara pada setiap masa. Dalam kes perbedaan ruang geografi, masyarakat dan masa misalnya, kemiskinan terpaksa dirujuk kepada ketidakcukupan keperluan asas yang berbeda-beda dari individu ke individu dalam masyarakat yang sama dan dari masyarakat ke masyarakat yang lain serta dari semasa ke semasa.
Di tengah-tengah kepelbagaian definisi dan perspektif kemiskinan, ada dua perkara yang kebanyakan mereka bersetuju. Pertama ialah bahawa kemiskinan itu berkait rapat dengan sindrom `kekurangan' dan kedua, ia berkait rapat dengan `ketidakupayaan' atau `ketidakmampuan'. \
Selain itu, masalah sosial juga menunjukkan ketidakharmonisan atau disorganisasi sistem-sistem sosial yang ada dalam masyarakat, baik sistem keluarga, sistem sosial lokal hingga negara. Sistem-sistem sosial tersebut tidak mampu melaksanakan perananya dengan baik, sehingga sekelompok individu dalam masyarakat terlempar dari sitem sosial yang normatif. Masalah sosial terjadi karena struktur dari sistem masyarakat tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Contoh masalah sosial tersebut antara lain adalah pengangguran, kemiskinan, daerah kumuh, pengungsi, perdagangan anak dan wanita.
Menurut perspektif profesi pekerjaan sosial, masalah sosial merupakan kondisi atau sitiasi sosial yang dinilai orang sebagai kondisi yang tidak enak dan mengganggu. Suatu kondisi disebut masalah sosial atau tidak tergantung pada orang atau pihak yang memberikan penilaian dan alasan penilaiannya.
Masalah sosial timbul dari berbagai sebab, baik faktor pelaku (internal factor) maupun faktor lingkungan (eksternal factor). Faktor-faktor internal dan eksternal saling berinteraksi dan berindependensi, sehingga masalah sosial biasanmya kompleks dan tidak mudah dipecahkan. Masalah sosial mempunyai berbagai dimensi, baik ekonomi, sosial, budaya, biologis, psikologis, spiritual, hukum maupun keamanan, sehingga masalah sosial hanya bisa didekati secara lintas sektor dan interdisipliner.
Secara konseptual, istilah masalah (problem) sering dibedakan dalam dua pengertian yaitu antara masalah kemasyarakatan (societal problems) dengan masalah sosial (sosial problems). Pengertian pertama berkaitan dengan berbagai gejala kehidupan masyarakat, sedang pengertian kedua berkaitan dengan berbagai gejala abnormal dalam masyarakat. Dalam rangka memahami kedua masalah tersebut, disiplin Sosiologi dan Pekerja Sosial (Social Work) mempunyai andil yang signifikan. Sosiologi berupaya untuk menyelidiki berbagai persoalan umum dalam kehidupan masyarakat, dengan tujuan untuk menemukan dan menafsirkan kenyataan-kenyataan kehidupan kemasyarakatan. Pekerja sosial melakukan berbagai upaya perbaikan dan penanganan terhadap persoalan tersebut. Jadi, sosiologi berusaha memahami gejala-gejala atau kekuatan-kekuatan kemasyarakatan, termasuk masalah sosial, sedang Pekerja Sosial berusaha untuk menanggulangi gejala-gejala abnormal atau masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat.
Masalah sosial sebenarnya merupakan hasil dari proses pertumbuhan dan perkembangan masyarakat itu sendiri (community development dan growth), walaupun masalah sosial adalah hasil yang tidak diharapkan (unexpectation results). Masalah sosial sebenarnya merupakan konsekuensi logis dalam kehidupan bermasyarakat, karena memang tidak ada suatu masyarakat pun yang bebas dari masalah sosial. Hal itu identik dengan peraturan baru. Peraturan dibuat untuk mengatur aktivitas dan perilaku manusia, namun konsekuensinya akan ada individu-individu yang melanggar peraturan-peraturan tersebut, sehingga setiap ada peraturan pasti akan ada pelanggaran. Jadi, tidak ada peraturan yang tidak dilanggar.
Perubahan dan perkembangan masyarakat terjadi secara bervariasi, artinya ada yang terjadi secara lambat (evalution), namun akan ada yang terjadi secara cepat (revolution). Perubahan dan perkembangan masyarakat secara secapt, apalagi tidak direncanakan dengan baik (unplanned), biasanya menimbulkan masalah sosial. Masyarakat senantiasa berupaya menyesuaikan diri dengan perubahan dan perkembangan tersebut, namun biasanya ada sekelompok individu yang tidak mampu melakukannya, sehingga berada dalam kesulitan (private trouble) dan masalah (private problems).
Masalah sosial merupakan dampak interaksi sosial antar individu, antar individu dengan kelompok, dan antar kelompok. Interksi sosial berkisar pada ukuran nilai, adat istiadat, tradisi dan ideologi, yang ditandai dengan proses sosial yang disosiatif. Masalah sosial menunjukan ketidaksesuaian antar unsur kebudayaan, sehingga membahayakan kehidupan masyarakat. Banyak pakar yang menggunakan ukuran atau indeks untuk memahami masalah sosial, misalnya indeks simple rates, social distance, dan compisite. Indeks simple rates yaitu angka laju gejala abnormal dalam masyarakat, seperti angka bunuh diri, perceraian, kenakalan anak dan seterusnya. Indeks social distance yaitu angka jauhnya jarak individu dengan individu lain atau dengan sistem sumber.Individu yang merasa dirinya jauh dari individu lain dan sistem sumber akan mengalami hubungan yang kurang harmonis, sehingga mengalami kesulitan melaksanakan peranan (private troubles) dan dapat melakukan perilaku menyimpang (deviant behavior). Indeks composite yaitu gabungan dari berbagai indeks dan bermacam-macam aspek yang mempunyai kaitan satu dengan lainnya. Selain itu, dapat digunakan kriteria umum yang dapat dipakai sebagai ukuran terjadinya suatu disorganisasi dalam masyarakat, seperti: keresahan sosial (social unrest).

SOLUSI UNTUK MENGATASI KEMISKINAN
orang bisa miskin karena tidak bisa memanfaatkan potensi yang di punyainya dengan baik.
untuk mengatasi kemiskinan pertama kita harus mencari potensi kelebihan diri kita sendiri lalu manfaatkanlah sebaik mungkin untuk mencari uang dengan pemikiran yang cerdas. dan dari diri sendiri harus berusaha terus menerus ditambah dengan doa agar kebutuhanny terpenuhi. untuk pemerintah dapat menyediakan lapangan kerja yang dapat menampung orang" serta menyediakan pendidikan gratis utk anak" yang tidak punya biaya untuk sekolah. dan untuk masyarakat yang mampu jangan susah bersedekah kepada orang  yang mebutuhkan ..

PEMERATAAN DAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA

PEMERATAAN DAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA
seperti diketahui, dunia pendidikan tanah air sampai saat ini masih menghadapi berbagai tantangan baik internal maupun eksternal. Secara internal dunia pendidikan dihadapkan pada sederet persoalan, seperti mutu, pemerataan dan akses pendidikan bermutu bagi seluruh warga.
Sementara itu, kemajuan ekonomi suatu negara bermuara dari stabilitas politik dan pendidikan. Indonesia yang memiliki potensi antara sumber daya alam, GDP perkapita, pasar dinamis dan pengalaman demokrasi seharusnya tidak tertinggal dari negara-negara tetangga atau negara berkembang di belahan benua lainnya.

sistem pendidikan sekarang membuat siswa belum siap menerima tantangan ke depan. “Selagi kita mengejar ketertinggalan, kita masih dalam sistem pendidikan abad 20. Sementara dunia sudah memasuki pendidikan abad 21. Gurunya bisa dari internet. Belajar bukan dari sekolah saja tapi juga kehidupan dan berani mengambil langkah. Pendidikan sekarang mesti membuat siswa berani memberikan jawaban yang berubah dan mengutamakan proses daripada jawaban benar semata-mata. Jadi bentuknya network bukan piramid.” ungkap Ketua DPD RI ini. Piramid adalah ilustrasi kondisi pendidikan nasional saat ini. Jumlah partisipan tingkat pendidikan rendah terletak di bagian bawah. Jumlah partisipan tingkat pendidikan tinggi terletak di bagian atas yang mengerucut.
Setelah diamati, nampak jelas bahwa masalah yang serius dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan di berbagai jenjang pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Dan hal itulah yang menyebabkan rendahnya mutu pendidikan yang menghambat penyediaan sumber daya menusia yang mempunyai keahlian dan keterampilan untuk memenuhi pembangunan bangsa di berbagai bidang.
Kualitas pendidikan Indonesia yang rendah itu juga ditunjukkan data Balitbang (2003) bahwa dari 146.052 SD di Indonesia ternyata hanya delapan sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Primary Years Program (PYP). Dari 20.918 SMP di Indonesia ternyata juga hanya delapan sekolah yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Middle Years Program (MYP) dan dari 8.036 SMA ternyata hanya tujuh sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Diploma Program (DP).
Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia antara lain adalah masalah efektifitas, efisiensi dan standardisasi pengajaran. Hal tersebut masih menjadi masalah pendidikan di Indonesia pada umumnya. Adapun permasalahan khusus dalam dunia pendidikan yaitu:
(1). Rendahnya sarana fisik,
(2). Rendahnya kualitas guru,
(3). Rendahnya kesejahteraan guru,
(4). Rendahnya prestasi siswa,
(5). Rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan,
(6). Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan,
(7). Mahalnya biaya pendidikan.

PERAN KELUARGA DALAM PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN ANAK

PERAN KELUARGA DALAM PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN ANAK
Keluarga menurut etimologi berarti baju besi yang kuat yang melindungi manusia dan menguatkannya saat dibutuhkan.
Adapun secara terminologis, keluarga berarti sekelompok orang yang pertama berinteraksi dengan bayi dan bersama merekalah bayi hidup pada tahun-tahun pertama pembentukan hidup dan usianya.
Fungsi utama keluarga yaitu menjaga fitrah anak yang lurus dan suci di atas akidah yang shohih, mengajarkan Islam yang berdasar kepada al-Qur’an dan as-Sunnah di atas pemahaman as-shalafush sholih. Meluruskan fitrahnya dan membangkitkan serta mengembangkan bakat serta kemampuan positifnya.
Fungsi selanjutnya adalah menciptakan lingkungan yang penuh dengan kasih sayang, lemah lembut, dan saling mencintai agar anak itu memiliki kepribadian normal yang mampu melaksanakan kewajiban dan memberikan sumbangsihnya.
Keluarga memiliki fungsi yang sangat penting dalam memberikan informasi tentang pendidikan dan kebudayaan masyarakat, bahasa, adat istiadat, dan norma-norma sosial yang tidak bertentangan dengan syari’at agar anak dapat mempersiapkan kehidupan sosialnya dalam masyarakat.
Di antara tugas keluarga yaitu memupuk bakat dan kemampuan anak untuk mencapai perkembangan yang baik, menyediakan lingkungan yang efektif dan kesempatan untuk menumbuhkan kecerdasan emosional, tingkah laku, sosial kemasyarakatan, dan kecerdasan intelegensi. Keluarga juga harus memberikan kenyamanan dan ketenangan, mampu memahami gerakan, isyarat dan kebutuhan anak, memberikan jawaban yang tepat atas pertanyaan-pertanyaan anak di waktu yang tepat. Keluarga juga berperan dalam menumbuhkan kepekaan kesadaran bermasyarakat pada anak yang merupakan salah satu unsur kejiwaan, seperti halnya nurani. Kepekaan kesadaran bermasyarakat itu terus tumbuh di dalam jiwa anak dalam kedisiplinan keluarga.
Keluarga ibarat sekolah pertama yang dimasuki anak sebagai pusat untuk menumbuhkan kebiasaan (tabiat), mencari pengetahuan dan pengalaman. Keluarga adalah perantara untuk membangun kesempurnaan akal anak dan kedua orang tuanyalah yang bertanggung jawab untuk mengarahkan serta membangun (mengembangkan) kecerdasan berpikir anak.
Contohnya, ketika anak berusia lima tahun, ia mulai menunjukkan sifat yang sesuai dengan jenis kelaminnya. Biasanya terjalin hubungan erat antara laki-laki dan ayahnya, antara anak perempuan dan ibunya. Saat-saat inilah kali pertamanya anak dekat dengan orang lain yang berjenis kelamin sama. Biasanya anak laki-laki menilai bapaknya sebagai teladan yang patut dicontoh. Demikian juga anak perempuan terhadap ibunya. Fase ini merupakan fase yang sangat penting baginya. Kedua orang tua harus sadar dan mampu memberikan contoh dan teladan di hadapan anak-anaknya. Semua sikap, perilaku, dan perbuatan kedua orang tua selalu menjadi perhatian anak-anak. Biasanya anak-anak pada usia seperti ini berusaha keras keras untuk memberikan kepuasan kepada kedua orang tuanya. Karena itu, pergunakanlah kesempatan fase kanak-kanak dan kedekatan emosional.
Para ahli ilmu pendidikan meyakini bahwa keluarga merupakan faktor utama yang mampu memberikan pengaruh di masa kanak-kanak, saat anak selesai sekolah, sampai anak itu lepas pengasuhan mengarungi bahtera kehidupan selamanya.
Anak mengambil prinsip kehidupan, akhlak, norma-norma sosial dari kedua orang tuanya, juga kebaikan-kebaikan dan kerusakan kedua orang tuanya. Kebenaran menurut anak adalah setiap yang dapat diterima oleh kedua orang tuanya dan kesalahan menurut mereka adalah setiap yang ditolak oleh kedua orang tuanya.
Bila setiap pasangan suami istri dapat menjaga keselamatan pembentukan jiwa anak dan memperhatikan setiap individu anggota keluarganya, berarti ia dapat mengantarkan masyarakat menuju perbaikan/reformasi umat seluruhnya.

example a latter

Oktober 25, 2010

Dear Riani,

afternoon I came home from college, I immediately rushed to go home by climbing public transportation. I do not own home, my home with my friends. The weather that afternoon was getting dark and overcast like it will rain and I was with my friends to ride public transportation quick quick. In the full public transportation with the students who want to get home to his house each because of the weather began to get dark. In my public transportation together with my friends talking about a guy who passed before us when I want to climb the public transportation, it is a really cool guy and makes me interested to see it. He was cursed ninja motorcycle yellow color of the bike is my favorite color,
and we are very hysterical talk about it.
The weather was getting dark fast I think I want to get home quickly in order to gather with family. It was heart began to calm down because the weather was not so dark and the lightning began to ring out. I felt fear in the public transportation.Rain began to fall and the road began to move up because it rained very heavy. Motor cars and cars began in the middle of crowded streets, they also want quick quick to get home and do not want to linger longer stuck in the middle of the road because of rain.

Public transportation began approaching my home area, I was rushed to contact the house so I could be picked up in the front hallway of the house. My phone began to ring my boyfriend always contact me for fear that I have not got home. I really miss him.
Get off of public transportation I have not seen people pick up my house, I waited while sheltering in the front stalls chicken noodle. Chicken noodle smell makes my stomach sounded and hungry. Visible from far away 'a person using a green raincoat and black motorcycle approached me, it was my brother man! I am very relieved because it will quickly get home. Today is a tiring day for me, and hopefully tomorrow will be better.
For the friend I was, How are you doing? Hopefully in good condition. I hope you can read and reply to my letter immediately. I will always wait for a reply from you.

Your friend’

man and the sea

Man and The Sea
Free man, you will always cherish the sea!
The sea is your mirror, you contemplate your soul
In the infiniteunrolling of its billows;
And your mind is no less bitter pite

You like to dive in your image;
You kiss the eyes and arms, and your heart
Is distracted at times its own rumor
At the sound if this plaint, wild and untamable

Yo’re boyh glomy and reticent
Man, no one has sounded the depths of your being
O Sea, no one knows your most hidden riches
So zealously do you keep yor secrets!

Yet countless centuries ago
You have fought without mercy or remorse
So you love carnage and death
O’ eternal fighters, implacable brothers oh!

lutung kasarung

LUTUNG KASARUNG

PRABU Tapa Agung was an old king. He had two daughters, Purbararang and Purbasari. Prabu Tapa Agung planned to retire as a king. He wanted Purbasari to replace him as the leader of the kingdom.
Hearing this, Purbararang was angry. "You cannot ask her to be the queen, Father. I'm older than she is. It's supposed to be me, not her!" said Purbararang. But the king still chose Purbasari to be the next queen. Purbararang then set a bad plan with her fiance, Indrajaya. Together they went to a witch and asked her to put a spell on Purbasari. Later, Purbasari had bad skin. There were black dots all over her body. "You are not as beautiful as I am. You cannot be the queen. Instead, you have to leave this palace and stay in a jungle," said Purbararang. Purbasari was very sad. Now she had to stay in the jungle. Everyday she spent her time playing with some animals there.

There was one monkey that always tried to cheer her up. It was not just an ordinary monkey, he had magical power. And he also could talk with humans. The monkey's name was Lutung Kasarung. He was actually a god. His name was Sanghyang Gurumina.

Lutung Kasarung planned to help Purbasari. He made a small lake and asked her to take a bath there. Amazingly, her bad skin was cured. Now she got her beautiful skin back. After that, she asked Lutung Kasarung to accompany her to go back to the palace.

Purbararang was very shocked. She knew she had to come up with another bad idea. She then said, "Those who have longer hair will be the queen." The king then measured his daughters' hair. Purbasari had longer hair. But Purbararang did not give up. "A queen must have a handsome husband. If my fiance is more handsome than yours, then I will be the queen," said Purbararang.

Purbasari was sad. She knew Purbararang's fiance, Indrajaya, was handsome. And she did not have a fiance yet. "Here is my fiancé, Indrajaya. Where is yours?" asked Purbararang. Lutung Kasarung came forward. Purbararang was laughing very hard. "Your fiance is a monkey, ha ha ha." Suddenly, Lutung Kasarung changed into a very a handsome man. He was even more handsome than Indrajaya.

Purbasari then became the queen. She forgave Purbararang and her fiance and let them stay in the palace.




SAMPAH di DKI JAKARTA

    Sampah adalah salah satu masalah kehidupan diseluruh atau hampir di pelosok daerah DKI Jakarta. Selain minimnya sarana, masalah klasik dalam penanganan sampah adalah minimnya kesadaran masyarakat untuk memperlakukan produk sampahnya dengan baik, misalnya dengan membuang sampah tidak pada tempat yang telah disediakan. Dikatakan, kesadaran masyarakat untuk turut serta dalam pembiayaan pengelolaan sampah melalui retribusi kebersihan juga masih sangat rendah. Pengelolaan persampahan merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan pemerintah.

        Menururt saya sendiri dari setiap pelosok Indonesia, Jakarta lah yang sangat kurang menyadarkan bahwa sampah itu sudah sangat mempengaruhi lingkungan sekitar akibatnya sering terjadi banjir akibat kelalaian manusianya sendiri. Kalau sudah seperti itu, masyarakat hanya bisa marah dan menuntut kepada pihak yang mengatur. Fenomena permasalahan sampah yang terjadi di Indonesia menjadi sangat mengkhawatirkan dimanafactor dari kesadaran akan hidup bersih dan sehat pada sebahagian orang di Indonesia terbilang masih rendah.Fenomena inilah yang menyebabkan permasalahan sampah sebagai masalah sosial di Indonesia semakin susah untuk ditangani.Sampah produk semakin banyak saja dari tahun ke tahun yang walaupun telah dibuat program untuk mengurangi penggunaan kemasan produk contohnya dengan pendaurulangan kemasan produk dan lain sebagainya.Permasalahan sampah itu sendiri menjadi sebuah masalah sosial adalah dikarenakan faktor dari sifat manusia yang tak mau tahu,baik itu yang terkena langsung dampak dari masalah sampah itu atau yang tidak terkena dampak sama sekali.Misalnya saj pemukiman kumuh yang ada di kota-kota besar pada umumnya.Sering sekali kita temui bagaiman kehidupan orang-orang yang tinggal di dekat tumpukan penuh sampah kotor.Atau bayangkan saja bagaimana kotor dan keruhnya air sungai pada kota-kota besar yang tidak menjaga kebersihan lingkungan.Orang-orang dengan entengnya melempar tumpukan kantong yang berisi penuh sampah ke sungai,air menjadi kotor,terkontaminasi,dan tercemar.Yang paling ironis adalah ketika air yang sudah penuh dengan sampah ini harus denagan terpaksa digunakan oleh orang-orang yang tinggal di pemukiman kumuh dekat sungai karena tidak tersedianya air atau dikarenakan air yang mahal.Padahal kalau airnya itu bersih dari sampah tidaklah jadi soal namun karena adanya sampah inilah yang menjadikan situasi tersebut menjadi masalah social yang sangat mengkhawatirkan.Terlebih lagi dengan sampah yang terus menumpuk di selokan-selokan,gorong-gorng air dan sungai menyebabkan dampak yang lebih besar yaitu banjir.Sehingga jalaslah sudah bahwa banjir ini akan menyababkan permasalahan baru yang lebih besar lagi yaitu penyakit yang timbul dimana-mana,rusaknya fasilitas umum,terhambatnya pekerjaan sehingga melumpuhkan perekonomian dan masih banyak lagi permasalahan yang munggin apat terjadi hanya karena permasalahan yang semula kecil yantu sampah.Memang pemerintah melakukan pengupayaan untuk mengatasi masalah sampah ini dengan berbagai cara dan teknik tetapi masih saja semuanya kembali ke masing-masing orang.Artinya pemeliharaan jiwa bersih yang sebenarnya,bagaimana orang tidak lagi membuang sampah di sembarangan tempat dan situasi.